Selasa, 21 Mei 2013



Doa meminta tambahan ilmu


Doa meminta tambahan ilmu

(Arrahmah.com) – Allah Ta’ala tidak pernah memerintahkan Rasulullah shallalahu ‘alaihi wa salam untuk meminta tambahan nikmat duniawi selain nikmat ilmu. Allah Ta’ala berfirman:
{وَقُلْ رَبِّي زِدْنِي عِلْمًا}
“Dan katakanlah: Wahai Rabbku, tambahkanlah untukku ilmu!” (QS. Thaha [20]: 114)
Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu bahwasanya ia mendengar Rasulullah shallalahu ‘alaihi wa salam berdoa:
«اللَّهُمَّ انْفَعْنِي بِمَا عَلَّمْتَنِي، وَعَلِّمْنِي مَا يَنْفَعُنِي، وَارْزُقْنِي عِلْمًا تَنْفَعُنِي بِهِ»
Ya Allah, berilah aku manfaat dari ilmu yang telah Engkau ajarkan kepadaku, ajarkanlah kepadaku ilmu yang bermanfaat bagiku dan tambahkanlah untukku ilmu yang bermanfaat bagiku.” (HR. An-Nasai dalam As-Sunan al-Kubra no. 7819 dan Al-Hakim no. 1879)
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata: Rasulullah shallalahu ‘alaihi wa salam berdoa:
اللَّهُمَّ انْفَعْنِي بِمَا عَلَّمْتَنِي، وَعَلِّمْنِي مَا يَنْفَعُنِي، وَزِدْنِي عِلْمًا، الحَمْدُ لِلَّهِ عَلَى كُلِّ حَالٍ، وَأَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ حَالِ أَهْلِ النَّارِ.
Ya Allah, berilah aku manfaat dari ilmu yang telah Engkau ajarkan kepadaku, ajarkanlah kepadaku ilmu yang bermanfaat bagiku dan tambahkanlah untukku ilmu. Segala puji bagi Allah atas setiap keadaan dan aku berlindung kepada Allah dari keadaan penduduk neraka.” (HR. At-Tirmidzi no. 3599)
Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam jika bangun tidur pada waktu malam, beliau membaca doa:
«لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ، اللهُمَّ إِنِّي أَسْتَغْفِرُكَ لِذَنْبِي، وَأَسْأَلُكَ رَحْمَتَكَ، اللهُمَّ زِدْنِي عِلْمًا، وَلَا تُزِغْ قَلْبِي بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنِي، وَهَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ»
“Tiada Ilah (Tuhan yang berhak diibadahi) selain Engkau, Maha Suci Engkau, Ya Allah aku meminta ampunan-Mu atas dosaku dan aku memohon kepada-Mu rahmat-Mu. Ya Allah, tambahkanlah ilmuku, janganah Engkau menyesatkan hatiku setelah Engkau memberiku petunjuk dan karuniakanlah kepadaku dari sisi-Mu rahmat, sesungguhnya Engkau Maha Memberi karunia.” (HR. An-Nasai dalam As-Sunan al-Kubra no. 10635 dan Al-Hakim no. 1981

Sumber : http://www.arrahmah.com/rubrik/doa-meminta-tambahan-ilmu.html#sthash.imfzEn6q.dpuf

Jumat, 29 Maret 2013


Al-Qur’an Dan Petualangan Canggih Kura-Kura


kura-kura“Sesungguhnya tuhanmu hanyalah Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Pengetahuan-Nya meliputi segala sesuatu,” (QS. Thaahaa: 98).
KURA-kura, hewan yang tidak asing lagi di telinga kita. Ciri yang paling mudah untuk dilihat adalah tempurung yang menjadi rumah sekaligus tempurungnya. Hewan yang berjalan sangat lamban ini rupanya menyimpan banyak keunikan, termasuk petualangannya di alam bawah laut.
Banyak penelitian telah mengemukakan bagaimana para kura-kura berpindah kembali ke tempat asalnya setelah selama 10 tahun mengembara lautan. Tentang pengembaraannya itu, bagaimana pun para kura-kura tidak hanya kembali ke tempat asalnya,tetapi mereka juga dapat menemukan jalan untuk pulang setelah mengembara. Semua tahu bahwa dalam menemukan jalannya setiap saat, ciptaan-ciptaan ini menunjukan kecerdasan yang luar biasa.
Beberapa pendapat mengalami kesulitan dalam maslah petualangan canggih kura-kura ini. Manusia saja belum tentu mampu, jika pergi ke suatu tempat pertama kalinya lalu selama berpuluh-puluh tahun kembali lagi ke tempat asal tanpa bertanya atau tersesat. Namun kura-kura ternyata mampu melakukan hal tersebut.
Tentu saja tidak mungkin untuk melakukan semua ini tanpa bantuan alat-alat teknologi. Tentu tidak masuk akal jika membayangkan bahwa kura-kura bisa melakukan hal yang sama dengan manusia.
Dalam jangka waktu penelitian tentang kura-kura masih tidak jelas untuk dipahami. Bahkan jika kita tahu bagaimana mereka bisa melakukan hal ini, ternyata sistem yang mereka lakukan belum berkembang dengan sendirinya.
Allah menciptakan segala sesuatu di dunia ini dan membuktikannya dengan kecerdasan-Nya yang kekal di setiap sudut di dunia ini. Allah memberi pada siapa yang Dia kehendaki sesuai dengan pengetahuan-Nya sesuai yang Dia inginkan. Barang siapa yang mengingkari Allah, mereka akan menemukan tidak ada tempat lain,bahkan jika mereka mengadakan penelitian sepanjang hidup mereka. Dijelaskan dalam Al-Qur’an bahwa tidak ada lagi Tuhan (selain Allah). [ra/islamposmiracleofquran]
Sumber : http://islampos.co
m